ABDI MADRASAH

ABDI MADRASAH

Pengunjung

Diberdayakan oleh Blogger.
Kementerian Agama Menghapus Keterangan Islam Di Belakanag Gelar Akademik

On 08.06

Sahabat Abdima,
Kementerian Agama (Kemenag) baru-baru ini mengeluarkan aturan mengenai gelar akademik. Di dalam peraturan terbarunya yang tertuang dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 33 Tahun 2016, Kemenag menghapus keterangan Islam atau biasa disingkat I di dalam gelar akademik. Aturan ini berlaku untuk seluruh kampus di bawah naungan Kemenag dan tidak berlaku surut.

Kementerian Agama Menghapus Keterangan Islam Di Belakanag Gelar Akademik

Sebagaimana kami lansir dari Media Nasional Jawa Post, bahwa Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Kamaruddin Amin membenarkan, ketentuan baru soal gelar akademik itu.
Perubahan di gelar akademik S1 dan S2. Sementara untuk S3 tetap doktor seperti umumnya
Di antara gelar yang mengalami prubahan adalah untuk lulusan sarjana di fakultas atau jurusan tarbiyah. Contohnya sarjana program studi (prodi) Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Bahasa Arab sebelumnya bergelar S.Pd.I (sarjana pendidikan Islam) kemudian diganti menjadi S.Pd. Perubahan lainnya adalah untuk lulusan Komunikasi dan Penyiaran Islam gelarnya berubah dari S.Kom.I menjadi S.Sos (sarjana sosial).

Dirjen Pendis juga menuturkan bahwa perubahan gelar akademik dengan menghapus keterangan Islam (I) supaya lebih fleksibel. Artinya dengan gelar yang baru ini ketika ingin mendaftar pekerjaan di mana-mana supaya sama dengan lulusan kampus lain.

Meskipun begitu Dirjen Pendis mengatakan kompetensi atau kekhususan keislamannya tetap dijelaskan di lembar surat keterangan pendamping ijazah (SKPI). Contohnya di dalam SKPI sarjana Pendidikan Agama Islam (PAI) akan tertulis lulusannya memiliki kompetensi pendidikan Islam. Begipula untuk lulusan lain seperti Jusnalistik Islam, Hukum Tatanegara Islam, dan Hukum Pidana Islam.

Rektor IAIN Jember Babun Suharto menyambut baik perubahan penamaan gelar akademik di kampus Kemenag. ’’Dengan begitu tidak ada lagi perbedaan antara lulusan kampus umum dengan agama,’’ jelasnya.

Dia juga berharap Kemenag mengubah nama jurusan atau prodi yang menggunakan istilah bahasa Arab. Seperti Muamalah, Jinayah, dan Akhwal Syahsiyah. Menurutnya Ahkwal Syahsiyah bisa diganti dengan hukum keluarga. ’’Bisa mudah dikenal masyarakat dan lebih eye-cathicng,’’ kata guru besar bidang ilmu manajemen itu.

Demikian info mengenai Kementerian Agama Menghapus Keterangan Islam Di Belakanag Gelar Akademik, bagi yang belum lulus bersiaplah mendapat gelar yang sama dengan lulusan umum dan bagi yang telah lulus berbanggalah karena kedepan tidak lagi ada tambahan Islam (I) dibelakang gelar sehingga hanya anda yang memilikinya._Abdi Madrasah

Keputusan Dirjen Pendis Nomor 3489 Tahun 2016 Tentang Kurikulum Raudhatul Atfhal (RA)

On 05.00

Sahabat Abdima,
Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan jamak, dan kecerdasan spritual (Agama).

Kurikulum RA Tahun 2016

Di dalam lampiran peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan (permendikbud) No. 146 tahun 2014 tentang Pedoman Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dinyatakan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk PAUD adalah kurikulum operasional yang dikembangkan dan dilaksanakan sesuai dengan karakteristik satuan PAUD.

Artinya kurikulum di tingkat satuan pendidikan termasuk satuan Raudhatul Atfhal (RA) dapat diperkaya dengan menambahkan keunggulan lokal/kekhasan lembaga/mengadopsi kurikulum dari negara lain sehingga sangat memungkinkan adanya karagaman dalam kurikulum operasional yang di kembangkan oleh masing-masing satuan pendidikan.

Oleh karena itu agar pada Raudhatul Atfhal memiliki rujukan dalam menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang akan dilaksanakan dan bagi pendidik dan kepala RA memiliki panduan dalam mengembangkan program yang akan dijadikan program layanan maka baru-baru ini Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) telah menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Nomor 3489 Tahun 2016 Tentang Kurikulum Raudhatul Atfhal (RA).

DOWNLOAD SK DIRJEN PENDIS NOMOR 3489 TAHUN 2016

Selain bagi Pendidik dan Kepala RA dengan diterbitkanya Keputusan ini juga akan dapat menjadi rujukan bagi pembina Raudhatul Atfhal (RA) di lapangan dalam memberikan pembinaaan dan penyediaan layanan Raudhatul Atfhal (RA).


Materi MATSAMA Dan Kegiatan Awal Tahun Pelajaran Bagi Siswa RA, MI, MTs, Dan MA

On 05.00

Sahabat Abdima,
Penerimaan Murid Baru (PMB) telah usai, liburan panjang akhir tahun ajaran telah rampung, disusul libur hari raya yang telah habis. Hari ini tanggal 18 Juli 2016 adalah hari pertama masuk pada tahun pelajaran 2016/2017. Di tahun pelajaran baru, ada murid baru yang telah siap memasuki "gerbang" baru dan tentunya di sekolah baru, tempat mencari ilmu. Selain murid baru ada juga yang masuk dikelas baru yakni satu tingkat diatas pada kelas sebelumnya.

Materi MATSAMA Dan Kegiatan Awal Tahun Pelajaran Bagi Siswa RA, MI, MTs, Dan MA

Bagi peserta didik baru pada RA dan Madrasah akan memulai kegiatan di RA dan Madrasah baru dengan mengikui kegiatan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) yang merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk peserta didik baru di Madrasah. Bagi siswa RA dan Madrasah yang naik kelas atau masuk pada kelas baru meskipun tidak melaksanakan MATSAMA namun mereka juga akan mengikuti kegiatan yang bersifat pengenalan pada kelas baru.

Berikut dibawah ini materi kegiatan MATSAMA (bagi peserta didik baru) dan Kegiatan awal tahun pelajaran bagi siswa Madrasah yang naik kelas sehingga masuk pada kelas baru :

JENJANG RAUDLATUL ATHFAL (RA) DAN MADRASAH IBTIDAIYAH (MI)

Materi MATSAMA bagi peserta didik baru RA dan peserta didik baru Kelas I (satu) MI diisi dengan kegiatan pengenalan Madrasah, antara lain :
  1. Sosialisasi;
  2. Cara belajar (belajar sambil bermain);
  3. Kumpulan data kepentingan Tata Usaha Madrasah dan Komite Madrasah;
  4. Kegiatan keagamaan;
  5. Kegiatan kepramukaan.
Adapun bagi peserta didik kelas II (dua) sampai dengan kelas VI (enam) MI dapat diadakan kegiatan yang bersifat konstruktif dan edukatif sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik yang mencakupi kegiatan :
  • Penyusunan pengurus kelas;
  • Pengenalan warga kelas;
  • Menciptakan kegiatan yang dinamis di kelas dengan dipandu wali kelas;
  • Pembentukan kelompok belajar;
  • Menyusun tata tertib kelas;
  • Pembenahan 7 (tujuh) K (Kebersihan, Keamanan, Ketertiban, Keindahan, Kekeluargaan, Kesehatan dan Kerindangan);
  • Kegiatan keagamaan.

JENJANG MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) DAN MADRASAH ALIYAH (MA)

Materi MATSAMA bagi peserta didik baru kelas VII (tujuh) MTs dan Kelas X (sepuluh) MA diisi dengan kegiatan MATSAMA, antara lain :
  1. Pengenalan Madrasah (program, struktur, tata tertib, kode etik/tata krama Madrasah, orientasi kepramukaan dan lain-lain);
  2. Penanaman konsep pengenalan diri peserta didik dan kegiatan keagamaan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional;
  3. Pendidikan karakter bangsa dan agama;
  4. Kegiatan kesiswaan;
  5. Peraturan Baris Berbaris (PBB);
  6. Pembentukan pengurus kelas;
  7. Pembagian kelompok belajar;
  8. Mencatat jadual;
  9. Tata cara diskusi kelompok dengan dipandu oleh panitia dan wali kelas melakukan bimbingan.
Adapun Bagi peserta didik Kelas VIII (delapan) dan Kelas IX (sembilan) MTs serta Kelas XI (sebelas) dan Kelas XII (dua belas) MA, yang menjadi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dapat dilibatkan dalam kegiatan MATSAMA, sedangkan yang tidak masuk dalam pengurus OSIS diisi dengan kegiatan :
  • Menyusun pengurus kelas dengan programnya/materi pembelajaran kelas;
  • Pembentukan kelompok belajar;
  • Teknik berdiskusi;
  • Pendidikan karakter bangsa dan agama;
  • Mencatat jadual;
  • Menyusun tata tertib kelas;
  • Kegiatan 7 (tujuh) K;
  • Kegiatan keagamaan;
  • Menyampaikan materi pembelajaran selama 1 (satu) tahun termasuk indikator yang ingin dicapai;
  • Penelusuran bakat dan minat siswa.

Hal terpenting yang perlu diketahui dalam pelaksanaan MATSAMA an kegiatan awal tahun pelajaran yakni semua materi tersebut diatas harus dilaksanakan dengan memuat nilai-nilai pendidikan dengan kegiatan pembiasaan dan pengembangan diri yang dilandasi nilai-nilai religius serta dipandu oleh wali kelas masing-masing dengan melibatkan guru yang mengajar di kelas tersebut.


Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Harus Zero Kekerasan Dan Kemubadziran

On 11.19

Sahabat Abdima,
Kegiatan belajar mengajar tahun pelajaran 2016/2017 pada Madrasah secara umum akan mulai dilaksanakan besok pagi hari senin tanggal 18 Juli 2016, Kenapa kami katakan secara umum karena pada beberapa Madrasah tertentu ada yang sudah memulai KBM Tahun Pelajaran 2016/2017 sejak hari sabtu kemarin.

Seiring dengan masuknya tahun pelajaran baru maka bagi para peserta didik baru tentu akan menjalani pengenalan lingkungan pendidikan yang baru dan untuk pengenalan ini oleh pendidikan dibawah naungan Kementerian Agama disebut dengan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah yang selanjutnya disingkat MATSAMA yakni kegiatan yang dilaksanakan untuk peserta didik baru di Madrasah.

Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) Harus Zero Kekerasan Dan Kemubadziran

Sebagaimana kami kutip dari situs resmi Kementerian Agama, Direktur Pendidikan Madrasah M. Nur Kholis Setiawan menyampaikan beberapa point penting terkait kegiatan Matsama yang antara lain :
  • Matsama merupakan serangkaian kegiatan pengenalan lingkungan sekolah kepada siswa baru. Pengenalan itu meliputi kegiatan rutin madrasah, fasilitas, nilai dan norma yang berlaku, pengenalan organisasi, sistem pembelajaran, serta pengenalan civitas madrasah.
  • Matsama perlu dilakukan sebagai upaya menjembatani siswa mengenali lingkungan barunya.
  • Matsama harus diisi dengan kegiatan edukatif, tetap mentaati peraturan atau tata tertib, serta menjunjung tinggi norma yang berlaku di madrasah.
  • Matsama wajib berisi kegiatan yang bermanfaat, bersifat edukatif, kreatif, dan menyenangkan
  • Matsama direncanakan dan diselenggarakan oleh guru karenanya dilarang adanya keterlibatan siswa senior dan atau alumni sebagai penyelenggara.
Selain point tersebut diatas Direktur Pendidikan Madrasah juga menegaskan bahwa Matsama dilarang bersifat perploncoan atau tindak kekerasan yang lainnya dan untuk itu telah diterbitkan surat edaran kepada Kanwil Kemenag Provinsi di seluruh Indonesia untuk diteruskan kepada madrasah dimana pada surat edaran tersebut mengatur sanksi yang akan diberikan atas pelanggaran terhadap aturan yang telah ditetapkan, utamanya terkait dengan tindak kekerasan atau perpeloncoan.

Demikian info mengenai Masa Ta'aruf Siswa Madrasah Harus Zero Kekerasan Dan Kemubadziran, selamat memasuki tahun pelajaran baru yakni tahun pelajaran 2016/2017 semoga madrasah semakain baik, senantiasa lebih baik, dan menjadi lembaga pendidikan yang terbaik._Abdi Madrasah

Abdi Madrasah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah

On 08.23

Sahabat Abdima,
Idul fitri bukan hanya merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah puasa selama sebulan penuh pada bulan ramadhan. akan tetapi lebih dari pada itu Idul Fitri memiliki makna yang berkaitan erat dengan tujuan yang akan dicapai dari kewajiban berpuasa itu sendiri yaitu manusia yang bertaqwa. Idul Fitri berarti kembali kepada asal kejadiannya yang suci dan mengikuti petunjuk Islam yang benar. Bagi ummat Islam yang telah lulus melaksanakan Ibadah puasa di Bulan Ramadhan akan diampuni dosanya sehingga menjadi suci kembali seperti bayi yang baru dilahirkan dari kandungan Ibunya.

Abdi Madrasah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah

Pada masyarakat jawa hari raya Idul fitri juga disebut dengan istilah "Lebaran" dimana kata tersebut mengandung empat kata yang penuh makna yakni lebar-lebur-luber dan labur :
  • Lebar artinya kita akan bisa lebaran dari kemaksiatan;
  • Lebur artinya lebur dari dosa.;
  • Luber artinya luber dari pahala, luber dari keberkahan, luber dari rahmat Allah SWT.;
  • Labur artinya bersih sebab bagi orang yang benar-benar melaksanakan ibadah puasa, maka hati kita akan dilabur menjadi putih bersih tanpa dosa.
Oleh karena itu pada hari yang penuh makna ini kami selaku admin Web/Blog Abdi Madrasah (www.abdimadrasah.com) mengucapkan :
"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H Minal 'Aidin Walfaizin Kullu 'Am Wa Antum Bikhoir, Taqobbalallahu Minna Wa Minkum"

Tak lupa dalam kebersamaan kita didunia maya selama ini, dalam hal kami menyampaikan informasi, dalam kami menjawab dan atau membalas komentar :
  • Jika ada tutur kata yang kurang berkenan dihati;
  • Jika ada informasi yang kurang memuaskan diri;
  • Jika ada inbox yang tidak mampu kami jawab karena diluar kemampuan kami;
  • Jika ada segudang kesalahan lainya selain diatas tadi
Dihari nan fitri ini kami selaku admin Web/Blog Abdi Madrasah (www.abdimadrasah.com) sebagai pribadi biasa, guru madrasah yang tak luput dari salah dan lupa, dengan penuh kerendahan hati seraya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap sahabat Abdima semuanya dimanapun anda berada.

Semoga dengan berkah idul fitri ini kita semua mampu kembali pada naluri kemanusian yang murni, kembali pada keberagamaan yang lurus, dan kembali dari seluruh praktik busuk yang bertentangan dengan jiwa manusia yang masih suci. Kembali dari segala kepentingan duniawi yang tidak islami sehingga kita dapat meraih makna idul fitri Aamiin._Abdi Madrasah