Jumat, 21 November 2014

Download Aplikasi Penilaian Dan Raport Kurikulum 2013 Untuk Madrasah (MI, MTs dan MA)

Aplikasi Penilaian Dan Raport K13 Madrasah

Sahabat Abdima,
Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.

Raport atau laporan hasil pencapaian kompetensi peserta didik, merupakan ringkasan hasil penilaian terhadap seluruh aktivitas pembelajaran yang dilakukan peserta didik dalam kurun waktu tertentu. Laporan perkembangan dan hasil pencapaian kompetensi peserta didik secara rinci, disajikan dalam portofolio yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Buku Laporan Hasil pencapaian kompetensi peserta didik ini.

Kabar gembira bagi kita semuanya karena baru-baru ini Direktorat Pendidikan Madrasah telah mempublikasikan adanya aplikasi yang tentu sangat ditunggu-tunggu oleh segenap rekan-rekan guru madrasah terutama yang saat ini mengampu kelas yang sudah mengimplementasikan kurikulum 2013.

Aplikasi yang kami maksud adalah aplikasi raport kurikulum 2013 untuk madrasah yang meliputi aplikasi raport kurikulum 2013 untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Aplikasi Raport Kurikulum 2013 untuk Madrasah, Silahkan unduh pada tautan dibawah ini :


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 11/21/2014

Rabu, 19 November 2014

Pengumuman Kelulusan Peserta PLPG Rayon 206 LPTK IAIN Walisongo Semarang Tahun 2014

Pengumuman hasil PLPG IAIN Walisongo Semarang Tahun 2014

Sahabat Abdima,
Menunggu memanglah hal yang sangat melelahkan, apalagi menunggu hasil dari sebuah perjuanagan yakni perjuangan melaksanakan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), tidak heran apabila dalam 2 minggu terakhir ini Fanpage/halaman Abdi Madrasah kebanjiran inbox yang menanyakan tentang Pengumuman Kelulusan Peserta PLPG Rayon 206 LPTK IAIN Walisongo Semarang Tahun 2014.

Akhirnya kini semua inbox terjawab sudah karena pada hari selasa tanggal 18 November 2014 LPTK IAIN Walisongo telah menggelar Rapat Yudisium PLPG LPTK Rayon 206 IAIN Walisongo Semarang dan hasil dari rapat tersebut saat ini telah dipublikasikan Pengumuman Kelulusan Peserta PLPG Rayon 206 LPTK IAIN Walisongo Semarang Tahun 2014 mulai tahap 1 sampai dengan tahap 8.

Perlu diketahui bahwa untuk Pengumuman Kelulusan Peserta PLPG Rayon 206 LPTK IAIN Walisongo Semarang Tahun 2014 ini hanya mempublikasikan nama-nama peserta yang tidak lulus, artinya yang harus mengikuti ujian ulang baik yang mengulang UPP, ulang UTL, ulang UTN, maupun ulang UTL & UTN. Dengan demikian maka nama-nama yang tidak tercantum dalam daftar pengumuman yang telah dipublikasikan tersebut maka dinyatakan telah LULUS.

Selengkapnya mengenai Pengumuman Kelulusan Peserta PLPG Rayon 206 LPTK IAIN Walisongo Semarang Tahun 2014, silahkan unduh DISINI.

Apabila diantara Sahabat Abdima namanya tercantum dalam pengumuman diatas artinya harus mengikuti ujian ulang, kiranya perlu kami informasikan bahwa Ujian Ulang akan diselenggarakan pada :

- Waktu pelaksanaan :
  • Hari Kamis, Tanggal 20 November 2014 ( Ujian ulang I )
  • Hari Jumat, Tanggal 21 November 2014 ( Ujian ulang II )
  • Ujian akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB
- Tempat pelaksanaan :
  • Ujian Ulang UTN dan UTL (Aula 2 Kampus III IAIN Walisongo)
  • Ujian Praktek (Lab. Mikro Kampus FITK IAIN Walisongo)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 11/19/2014

Kamis, 13 November 2014

Hubungan Antara Sertifikasi Guru Dengan Impassing Bagi GBPNS

Impassing GBPNS

Sahabat Abdima,
Pemerintah terus berupaya meningkatkan dan memajukan kualitas pendidikan dan masyarakat indonesia, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah meningkatkan mutu dan kualitas guru yang diantaranya diimplementasikan dalam program sertifikasi guru.

Program Sertifikasi guru bertujuan untuk :
  • Menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran dan mewujudkan tujuan pendidikan nasional;
  • Meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan;
  • Meningkatkan martabat guru;
  • Meningkatkan profesionalitas guru
Dasar utama adanya pelaksanaan sertifikasi guru adalah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) yang disyahkan tanggal 30 Desember 2005. Yakni dalam Pasal 8 berbunyi: Guru wajib memiliki kualitas akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Pasal lainnya adalah Pasal 11 ayat (1) menyebutkan bahwa sertifikat pendidik sebagaimana dalam pasal 8 diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan.


Guru yang telah lulus sertifikasi dinyatakan sebagai guru yang profesional dan guru tersebut berhak untuk mendapatkan penghargaan dari pemerintah berupa tunjangan profesi yang senilai dengan satu kali gaji pokok terakhir guru tersebut sesuai dengan kepangkatannya.

Bagi guru yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tentunya peraturan ini sudah jelas karena guru PNS memiliki gaji pokok yang jelas, tetapi bagi guru Non PNS atau Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) hal ini menjadi masalah karena gaji pokok guru GBPNS tidak sama antara satu dengan yang lainya.

Berdasar hal diatas maka pemerintah menggulirkan program yang bernama Impassing yakni proses penyetaraan jabatan, pangkat, dan golongan Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) dengan , dan jabatan Guru pangkat, golongan, dan jabatan Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sehingga bagi GBPNS akan akan menerima tunjangan profesi guru sesuai dengan kepangkatan yang didapat dari impassing tersebut.

Demikian sekilas mengenai Hubungan Antara Sertifikasi Guru Dengan Impassing Bagi GBPNS, semoga ada manfaatnya.(Abdi Madrasah)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 11/13/2014

Selasa, 11 November 2014

Madrasah Meraih Juara Perpustakaan SLTA Tingkat Nasional Tahun 2014

Prestasi Madrasah

Lomba Perpustakaan Sekolah setiap tahun senantiasa di adakan oleh Badan Perpustakaan Nasional RI, lomba ini merupakan ajang penilaian sekaligus pemberian penghargaan bagi Perpustakaan Sekolah/Madrasah yang terbaik. Seleksi lomba ini dimulai dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga tingkat Nasional.

Pada tahun 2014 ini untuk penilaian lomba Perpustakaan SLTA Tingkat Nasional dimulai sejak bulan april hingga september 2014 dan setelah di umumkan pemenangnya pada hari kamis tanggal 23 Oktober 2014, Juara I Perpustakaan SLTA Tingkat Nasional Tahun 2014 diraih oleh Madrasah yakni Madrasah Aliyah (MA) Al-Irsyad Gajah kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah. Dari Prestasi ini MA Al-Irsyad Gajah - Demak berhak atas piala, piagam dan uang pembinaan sebesar Enambelas Juta Rupiah.

MA Al-Irsyad Gajah - Demak

Seperti kami kutip dari madrasah.kemenag, Kepala MA Al-Irsyad Gajah -Demak, Bapak Fakhrurrozi menuturkan bahwa lomba perpustakaan ini diikuti secara berjenjang. Dari Lomba perpustkaan SLTA negeri/swasta tingkat Kabupaten hingga Provinsi. Setelah menjadi pemenang tingkat provinsi, MA Al-Irsyad diajukan oleh Badan Arsip dan Perpustakaan Jawa Tengah untuk mengikuti lomba tingkat nasional.

“Kami mengembangan secara maksimal Perpustakaan Tabassam (Taman Baca Siswa dan Masyarakat) yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak, tidak hanya warga madrasah, tetapi juga masyarakat. Kami juga bermitra dengan lembaga-lembaga, baik lembaga pendidikan maupun lembaga kemasyarakatan,” tutur Fakhrurrozi ketika menjelaskan kondisi perpustakaan MA Al-Irsyad Gajah - Demak.

Perpustakaan Al-Irsyad Gajah-Demak juga sudah menggunakan sistem Automasi, fasiltas wifi gratis, dan ruang Home Creative yang dapat dimanfaatkan untuk pertunjukan dan pemutaran aneka film sebagai sarana rekreasi pendidikan serta ruang galeri sebagai aplikasi dari pemanfaatan perpustakaan. Jadi perpustakaan benar-benar sebagai sumber belajar yang dapat diwujudkan dalam karya nyata.

Demikian artikel mengenai Madrasah Meraih Juara Perpustakaan SLTA Tingkat Nasional Tahun 2014, semoga ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua dalam dalam upaya meningkat kemajuan dan prestasi madrasah "Madrasah lebih baik dan lebih baik Madrasah".


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 11/11/2014

Senin, 10 November 2014

Peraturan Menteri Agama Tentang Tata Cara Pembayaran Tunjangan Profesi GBPNS Pada Kemenag

Pembayaran TPGBPNS Kemenag

Setiap guru yang telah memiliki sertifikat pendidik berhak atas Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebagai penghargaan atas profesionalitasnya. Tunjangan ini berlaku untuk Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS). Yang dimaksud GBPNS adalah guru bukan pegawai negeri sipil pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pembayaran Tunjangan Profesi bagi GBPNS sebelumnya telah diatur dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 73 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pembayaran Tunjangan Profesi dan Bantuan Tunjangan Profesi Guru/Pengawas dalam Binaan kementerian Agama.

Tertanggal 17 Oktober 2014, Kementerian Agama telah mempublikasikan adanya peraturan baru Pembayaran Tunjangan Profesi bagi GBPNS, yakni Peraturan Menteri Agama Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) pada Kementerian Agama. Dengan adanya PMA ini maka peraturan sebelumnya yakni KMA Nomor 73 Tahun 2011 yang mengatur mengenai pembayaran tunjangan profesi GBPNS dinyatakan tidak berlaku lagi.

Selengkapnya mengenai Peraturan Menteri Agama Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) pada Kementerian Agama, silahkan unduh DISINI.



Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 11/10/2014