Selasa, 26 Februari 2013

Karakteristik Kurikulum Berbasis Kompetensi

Kurikulum 2013 Berbasis Kompetensi


Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (UU nomor 20 tahun 2003; PP nomor 19 tahun 2005). Kurikulum berbasis kompetensi adalah kurikulum yang dirancang baik dalam bentuk dokumen, proses, maupun penilaian didasarkan pada pencapaian tujuan, konten dan bahan pelajaran serta penyelenggaraan pembelajaran yang didasarkan pada Standar Kompetensi Lulusan.

Kurikulum berbasis kompetensi adalah “outcomes-based curriculum” dan oleh karena itu pengembangan kurikulum diarahkan pada pencapaian kompetensi yang dirumuskan dari SKL. Demikian pula penilaian hasil belajar dan hasil kurikulum diukur dari pencapaian kompetensi. Keberhasilan kurikulum diartikan sebagai pencapaian kompetensi yang dirancang dalam dokumen kurikulum oleh seluruh peserta didik. 

Karakteristik kurikulum berbasis kompetensi pada kurikulum tahun 2013 adalah:

  1. Isi atau konten kurikulum adalah kompetensi yang dinyatakan dalam bentuk Kompetensi Inti (KI) mata pelajaran dan dirinci lebih lanjut ke dalam Kompetensi Dasar (KD).
  2. Kompetensi Inti (KI) merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas, dan mata pelajaran.
  3. Kompetensi Dasar (KD) merupakan kompetensi yang dipelajari peserta didik untuk suatu mata pelajaran di kelas tertentu.
  4. Penekanan kompetensi ranah sikap, keterampilan kognitif, keterampilan psikomotorik, dan pengetahuan untuk suatu satuan pendidikan dan mata pelajaran ditandai oleh banyaknya KD suatu mata pelajaran. Untuk SD pengembangan sikap menjadi kepedulian utama kurikulum.
  5. Kompetensi Inti menjadi unsur organisatoris kompetensi bukan konsep, generalisasi, topik atau sesuatu yang berasal dari pendekatan “disciplinary–based curriculum” atau “content-based curriculum”.
  6. Kompetensi Dasar yang dikembangkan didasarkan pada prinsip akumulatif, saling memperkuat dan memperkaya antar mata pelajaran.
  7. Proses pembelajaran didasarkan pada upaya menguasai kompetensi pada tingkat yang memuaskan dengan memperhatikan karakteristik konten kompetensi dimana pengetahuan adalah konten yang bersifat tuntas (mastery). Keterampilan kognitif dan psikomotorik adalah kemampuan penguasaan konten yang dapat dilatihkan. Sedangkan sikap adalah kemampuan penguasaan konten yang lebih sulit dikembangkan dan memerlukan proses pendidikan yang tidak langsung.
  8. Penilaian hasil belajar mencakup seluruh aspek kompetensi, bersifat formatif dan hasilnya segera diikuti dengan pembelajaran remedial untuk memastikan penguasaan kompetensi pada tingkat memuaskan (Kriteria Ketuntasan Minimal/KKM dapat dijadikan tingkat memuaskan).
Demikian mengenai Karakteristik Kurikulum Berbasis Kompetensi semoga ada manfaatnya (Abdi Madrasah)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/26/2013

Senin, 25 Februari 2013

Kedudukan Berbhakti Kepada Kedua Orang Tua

Berbhakti kepada orang tua
Birrul walidain atau berbakti kepada kedua orang tua adalah hal yang diperintahkan dalam agama. Oleh karena itu bagi seorang muslim, berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua bukan sekedar memenuhi tuntunan norma susila dan norma kesopanan, namun juga memenuhi norma agama, atau dengan kata lain dalam rangka menaati perintah Allah Ta’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam, menaati perintah Allah Ta’ala dan Rasul-Nya adalah wajib hukumnya.

Dalam agama islam Kedudukan Berbhakti Kepada Kedua Orang Tua memiliki kedudukan yang tinggi. Sehingga berbakti kepada kedua orang tua bukanlah sekedar balas jasa, bukan pula sekedar kepantasan dan kesopanan. Poin poin berikut dapat menggambarkan seberapa pentingnya birrul walidain bagi seorang muslim :

Perintah birrul walidain setelah perintah tauhid
Kita tahu bersama inti dari Islam adalah tauhid, yaitu mempersembahkan segala bentuk ibadah hanya kepada Allah semata. Tauhid adalah yang pertama dan utama bagi seorang muslim. Dan dalam banyak ayat di dalam Al Qur’an, perintah untuk berbakti kepada orang tua disebutkan setelah perintah untuk bertauhid. Sebagaimana pada ayat-ayat yang telah disebutkan. Ini menunjukkan bahwa masalah birrul walidain adalah masalah yang sangat urgen, mendekati pentingnya tauhid bagi seorang muslim.

Lebih utama dari jihad fi sabililah
Sebagaimana hadits Abdullah bin Mas’ud yang telah disebutkan. Juga hadits tentang seorang lelaki yang meminta izin kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk pergi berjihad, beliau bersabda: “Apakah orang tuamu masih hidup?”. Lelaki tadi menjawab: “Iya”. Nabi bersabda: “Kalau begitu datangilah kedunya dan berjihadlah dengan berbakti kepada mereka” (HR. Bukhari dan Muslim). Namun para ulama memberi catatan, ini berlaku bagi jihad yang hukumnya fardhu kifayah.

Pintu surga
Surga memiliki beberapa pintu, dan salah satunya adalah pintu birrul walidain. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kedua orang tua itu adalah pintu surga yang paling tengah. Jika kalian mau memasukinya maka jagalah orang tua kalian. Jika kalian enggan memasukinya, silakan sia-siakan orang tua kalian” (HR. Tirmidzi, ia berkata: “hadits ini shahih”)

Ridha Allah sejalan dengan ridha orang tua
Ridha orang tua mendatangkan ridha Allah Ta’ala selama bukan dalam maksiat kepada Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ridha Allah bersama dengan ridha orang tua, murka Allah bersama dengan murka orang tua” (HR. At Tirmidzi. Dinilai hasan oleh Al Albani)

Durhaka kepada orang tua adalah dosa besar
Betapa pentingnya birrul walidain, sampai-sampai durhaka kepada orang tua dianggap sebagai dosa besar di sisi Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah ku kabarkan kepada kalian dosa dosa yang paling besar?” kemudian beliau menyebutkan beberapa hal, salah satunya adalah durhaka kepada orang tua (HR. Bukhari dan Muslim)

Lalai dari birrul walidain, mendapat laknat Allah
Suatu ketika Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam naik mimbar lalu bersabda: ‘Amin, Amin, Amin’. Para sahabat bertanya : “Kenapa engkau berkata demikian, wahai Rasulullah?” Kemudian beliau bersabda, “Baru saja Jibril berkata kepadaku: ‘Allah melaknat seorang hamba yang melewati Ramadhan tanpa mendapatkan ampunan’, maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘Allah melaknat seorang hamba yang mengetahui kedua orang tuanya masih hidup, namun tidak membuat (si anak) masuk Jannah (karena tidak berbakti kepada mereka berdua)’, maka aku berkata: ‘Amin’. Kemudian Jibril berkata lagi. ‘Allah melaknat seorang hamba yang tidak bershalawat ketika disebut namamu’, maka kukatakan, ‘Amin”.” (HR. Ahmad. Al A’zhami berkata: ‘Sanad hadits ini jayyid‘)

Apa yang harus kita lakukan sebagai bentuk berbhakti kepada kedua Orang tua?

Sesuai namanya, birrul walidain, maka ia mencakup semua hal yang termasuk al birr (kebaikan). Segala bentuk akhlak mulia terhadap orang tua, menjaga mereka, membantu mereka, menolong mereka, membimbing mereka, menasehati mereka jika salah, ini semua termasuk birrul walidain. Namun diantara semua kebaikan, ada beberapa yang lebih ditekankan dalam birrul walidain:

Ta’at dan patuh
Permintaan, perintah, panggilan dan perkataan orang tua hukum asalnya wajib dipatuhi selama dalam perkara yang ma’ruf (tidak melanggar aturan agama).

Bertutur kata yang baik dan lemah lembut
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya) : “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.  Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia” (QS. Al Isra: 23)

Tawadhu’
Seorang anak hendaknya merendahkan dirinya dihadapan orang tua, sekalipun ia orang terpandang atau orang yang memiliki kedudukan. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya) : “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”” (QS. Al Isra: 24)

Memberi nafkah harta bila orang tua miskin
Orang tua hendaknya memiliki penghidupan sendiri dari hasil kerjanya. Namun bila ia miskin, ia memiliki hak dari harta anaknya untuk penghidupannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Engkau dan hartamu adalah miliki ayahmu. Sesungguhnya makanan yang paling baik adalah yang merupakan hasil kerjamu. Dan sesungguhnya harta anak-anakmu juga adalah hasil kerjamu, maka makanlah darinya jangan ragu” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah, dinilai shahih oleh Al Albani). Para ulama menjelaskan hadits ini, bahwa bukan berarti harta anak menjadi milik ayah, namun seorang anak hendaknya tidak keluar dari pendapat ayahnya dalam penggunaan harta (Fiqhut Ta’amul, 130)

Demikian artikel mengenai Kedudukan Berbhakti Kepada Kedua Orang Tua. Semoga menggugah hati kita bahwa selama ini salah satu kunci  surga ada di dekat kita, yaitu orang tua kita sendiri, dan semoga ada manfaatnya (Abdi Madrasah)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/25/2013

Kamis, 21 Februari 2013

Daftar Long List Sertifikasi Guru RA/Madrasah Tahun 2013

Long List Sergu Kemenag 2013

Pada info sebelumnya, Abdi Madrasah telah memberikan info mengenai Jadwal Sertifikasi Guru kemenag Tahun 2013, setelah sekian lama menunggu akhirnya keluar juga. Berikut daftar calon peserta sertifikasi Guru RA/Madrasah Tahun 2013 yang ditetapkan berdasarkan surat Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor Dt.l.l/2/PP.00/ 94.A/2013 tentang Long list Calon Peserta Sementara Calon Peserta Sertifikasi Guru RA/Madrasah. Surat ini tertanggal 11 februari 2013 dan ditanda tangani oleh Direktur Pendidikan Madrasah.

Long List Calon Peserta Sertifikasi Guru RA/Madrasah ini merupakan gabungan sisa long list tahun 2012 dengan hasil pendataan yang dilakukan di akhir tahun 2012. Long List ini merupakan data base penetapan peserta sertifikasi gutu RA/madrasah untuk tahun 2013 dan tahun-tahun berikutnya. Peserta sertifikasi akan ditetapkan dari long list dimulai dari nomor urut teratas ke nomor urut berikutnya untuk setiap kategori, sesuai dengan kuota untuk tiap-tiap LPTK yang kemudian didistribusikan kepada tiap-tiap kabupaten/kota secara proporsional. Sementara, calon peserta sertifikasi tahun 2012 yang tidak ikut PLPG karena berhalangan yang dibenarkan oleh peraturan, maka yang bersangkutan menjadi peserta luncuran (carry out) tahun 2013, setelah datanya diterima oleh Direktorat Pendidikan Madrasah dari LPTK.

Long List Calon Peserta Sertifikasi Guru RA/Madrasah ini masih bersifat sementara, Jika terbukti (baik melalui telaah atau laporan yang dapat dipertanggungjawabkan) ada calon yang melakukan pemalsuan data yang berakibat merugikan calon lain dan menguntungkan dirinya sendiri, calon akan dikeluarkan dari long list dan tidak diikutkan sebagai peserta.

Jika terjadi kesalahan dalam penayangan data calon, maka yang bersangkutan dapat mengajukan keberatan kepada Direktur Pendidikan Madrasah, u.p. Kasubdit Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) melalui Kasi Pendidikan Madrasah Kab/Kota yang diketahui oleh Kepala RA/Madrasah dan atau Pengawas. Tembusan ditujukan kepada Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Provinsi. Keberatan/koreksi telah diterima oleh Direktorat Pendidikan Madrasah paling lambat tanggal 28 Februari 2013.

Longlist Calon Peserta Sertifikasi Guru RA/Madrasah Tahun 2013, Silahkan Download link dibawah ini !
Demikian info mengenai Daftar Long List Sertifikasi Guru RA/Madrasah Tahun 2013, semoga ada manfaatnya. (Abdi Madrasah)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/21/2013

Rabu, 20 Februari 2013

Struktur Kurikulum SD/MI pada Kurikulum 2013

Kurikulum 2013
Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam kurikulum, dostribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap siswa. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran.

Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan untuk kurikulum yang akan datang adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester. Struktur kurikulum adalah juga gambaran mengenai penerapan prinsip kurikulum mengenai posisi seorang siswa dalam menyelesaikan pembelajaran di suatu satuan atau jenjang pendidikan. Dalam struktur kurikulum menggambarkan ide kurikulum mengenai posisi belajar seorang siswa yaitu apakah mereka harus menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam struktur ataukah kurikulum memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan berbagai pilihan. Struktur kurikulum terdiri atas sejumlah mata pelajaran, beban belajar, dan kalender pendidikan.

Struktur Kurikulum SD/MI adalah sebagai berikut :
Struktur Kurikulum SD/MI

Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi kompetensi lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah mata pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor.

Integrasi Kompetensi Dasar IPA dan IPS didasarkan pada keterdekatan makna dari konten Kompetensi Dasar IPA dan IPS dengan konten Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, serta Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan yang berlaku untuk kelas I, II, dan III. Sedangkan untuk kelas IV, V dan VI, Kompetensi Dasar IPA dan IPS berdiri sendiri dan kemudian diintegrasikan ke dalam tema-tema yang ada untuk kelas IV, V dan VI.

BEBAN BELAJAR
Beban belajar dinyatakan dalam jam belajar setiap minggu untuk masa belajar selama satu semester. Beban belajar di SD/MI kelas I, II, dan III masing-masing 30, 32, 34 sedangkan untuk kelas IV, V, dan VI masing-masing 36 jam setiap minggu. Jam belajar SD/MI adalah 35 menit. 

Dengan adanya tambahan jam belajar ini dan pengurangan jumlah Kompetensi Dasar, guru memiliki keleluasaan waktu untuk mengembangkan proses pembelajaran yang berorientasi siswa aktif. Proses pembelajaran siswa aktif memerlukan waktu yang lebih panjang dari proses pembelajaran penyampaian informasi karena peserta didik perlu latihan untuk mengamati, menanya, mengasosiasi, dan berkomunikasi. Proses pembelajaran yang dikembangkan menghendaki kesabaran guru dalam mendidik peserta didik sehingga mereka menjadi tahu, mampu dan mau belajar dan menerapkan apa yang sudah mereka pelajari di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitarnya. Selain itu bertambahnya jam belajar memungkinkan guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar.

Demikian info mengenai Struktur Kurikulum SD/MI pada Kurikulum 2013, semoga ada manfaatnya. (Abdi Madrasah)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/20/2013

Senin, 18 Februari 2013

Madrasah harus Miliki Panca Prestasi Madrasah

Panca Prrestasi
Seiring dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di era modernisasi dan globalisasi saat sekarang ini, upaya peningkatan mutu pendidikan di madrasah merupakan sebuah keniscayaan dan tuntutan mutlak.

Dalam sambutanya pada Pembukaan Rembug Nasional Guru madrasah Pada bulan Juni 2012, Menteri Agama Suryadharma Ali mengajak kepada seluruh stakeholder pendidikan madrasah terutama para pengelola dan guru-guru madrasah untuk menempatkan mutu sebagai prioritas utama dalam mengelola pendidikan madrasah, sehingga madrasah kita menghasilkan output lulusan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi tidak hanya di kancah nasional akan tetapi juga pada aras Internasional.

Diakhir sambutannya, Menag menggagas adanya "Panca Prestasi Madrasah" sebagai strategi peningkatan mutu madrasah, Menag berharap agar Panca Prestasi Madrasah dapat dijalankan dan menjadi trademark dan budaya madrasah, sehingga madrasah akan unggul sebagai alternatif pendidikan ideal yang mampu memadukan IMTAQ dan IPTEK.

Berdasarkan gagasan tersebut dan dalam rangka untuk mewujudkan prestasi peserta didik madrasah dan terpenuhinya standar kompetensi lulusan madrasah, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menetapkan Surat Keputusan Nomor 2748 Tahun 2012 Tentang Panca Prestasi Madrasah. isi dari Keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2012 tersebut adalah :

Pertama : 
Menetapkan Panca Prestasi Madrasah sebagai 5 (lima) prestasi dan kompetensi yang harus dimiliki oleh madrasah.

Kedua : 
Panca Prestasi Madrasah yang dimaksud dalam poin pertama adalah :
a. Prestasi akhlaq mulia;
b. Prestasi ilmu keagamaan;
c. Prestasi sains dan teknologi;
d. Prestasi bahasa dan budaya;
e. Prestasi olah raga dan seni,

Demikian info mengenai Panca Prestasi Madrasah semoga ada manfaatnya. (Abdi Madrasah)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/18/2013

Sabtu, 16 Februari 2013

Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum 2013

Bimtek Implementasi Kurikulum Tahun 2013
Secara empirik dapat diketahui bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan yang bermutu dipengaruhi oleh ketersediaan berbagai komponen pendukungnya. Salah satu di antaranya yaitu kurikulum yang di kembangkan dan digunakan pada tataran satuan pendidikan. Oleh karena itu, kurikulum harus dikembangkan dari waktu ke waktu seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta perkembangan berbagai tantangan dan tuntutan kompetensi yang diperlukan dalam pembangunan peradaban manusia Indonesia yang dicita -citakan pada masa mendatang.

Pemerintah melalui Kemdikbud, mengembangkan Kurikulum 2013 secara nasional. Pengembangan Kurikulum 2013 didesain untuk menyiapkan dan membangun generasi muda Indonesia masa depan yang tangguh dan madani. Generasi muda Indonesia yang beradab, bermartabat, berbudaya, berkarakter, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab dalam mengawal kehidupan bangsa dan negara.

Untuk mendukung keefektifan dan efisiensi pelaksanaan kurikulum SD/SMP/SMA/SMK pada Tahun Pelajaran 2013/2014, Kemdikbud melalui Ditjen Dikdas, Ditjen Dikmen, BPSDMP dan PMP, P4TK, LPMP perlu memberikan Pemberian Bantuan Implementasi Kurikulum Tahun 2013 untuk Satuan Pendidikan SD/SMP/SMA/SMK. Salah satu bentuk pemberian bantuan pelaksanaan kurikulum adalah melalui Bimbingan Teknis( Bimtek).

Bimtek tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman, penguasaan, dan kemampuan guru/kepala SD/SMP/SMA/SMK tentang latar belakang, filosofi, konsep, tujuan, standar isi, standar kompetensi lulusan, kompetensi inti dan kompetensi dasar, standar proses, struktur kurikulum,silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), metode dan media, bahan ajar, bahan tayang, dan perangkat pembelajaran lainnya seperti sistem penilaian, serta aplikasinya dalam implementasi Kurikulum SD/SMP/SMA/SMK Tahun 2013 secara nasional.

Selengkapnya tentang Pedoman pemberian bantuan Implementasi Kurikulum Tahun 2013 silahkan unduh di sini

Demikian info mengenai Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum 2013 semoga ada manfaatnya. (Abdi Madrasah)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/16/2013

Jumat, 15 Februari 2013

Download Buku Juknis BOS Madrasah Tahun 2013

Panduan Teknis BOS Madrasah

Bantuan Operasional Sekolah, selanjutnya disingkat BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pendanaan biaya operasional non personalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar. Menurut PP 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, biaya non personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, yang meliputi biaya daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana,  uang  lembur,  transportasi,  konsumsi, asuransi, dan lain sebagainya. 

Namun demikian, ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan, dibiayai dengan dana BOS, dengan persyaratan tertentu misalnya untuk pembiayaan honorarium Guru Honorer dan Tenaga Kependidikan Honorer, untuk kegiatan pengembangan Profesi Guru dan lain sebagainya.

Beberapa point yang terdapat dalam buku panduan tersebut diantaranya :
*Sasaran program BOS di lingkungan Kementerian Agama, adalah:
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI) baik negeri maupun swasta.
  • Madrasah Tsanawiyah (MTs) baik negeri maupun swasta.
  • Pondok Pesantren Salafiyah (PPs) tingkat Ula.
  • Pondok Pesantren Salafiyah (PPs) tingkat Wustha.
*Besar biaya satuan BOS yang diterima oleh madrasah/PPS, dihitung berdasarkan jumlah siswa dengan ketentuan :
  • Madrasah Ibtidaiyah/PPS Ula: Rp 580.000,-/siswa/tahun
  • Madrasah Tsanawiyah/PPS Wustha: Rp 710.000/siswa/tahun
*Penyaluran dana BOS yang dilakukan secara bertahap (tiga bulanan), bukan berarti harus dihabiskan dalam periode tersebut.

*Setiap triwulan, madrasah/PPs harus melaporkan realisasi penggunaan dana BOS melalui Sistem Informasi Manajemen BOS online ( Simbos ).

*Besar penggunaan dana BOS tiap bulan disesuaikan dengan kebutuhan madrasah/PPs sebagaimana tertuang dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKA-M/PPS) atau RAPB-M/PPs.

Selengkapnya mengenai Pedoman Teknis BOS Madrasah Tahun 2013 silahkan unduh  pada tautan dibawah ini



Demikian info mengenai Download Buku Juknis BOS Madrasah Tahun 2013 semoga ada manfaatnya. (Abdima)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/15/2013

Kamis, 14 Februari 2013

KISI-KISI USBN PAI SD,SMP,SMA,SMK 2013

Kisi-kisi UASBN PAI Tahun 2013

Ujian Sekolah Berstandar Nasional Pendidikan Agama Islam (USBN PAI) pada SD, SMP, SMA dan SMK telah diujicobakan  selama  4  tahun  sejak  tahun  pelajaran  2008/2009 sampai dengan 2011/2012. Menurut Dr.H.M. Amin Haedari, M.Pd. (Dirjen Pendidikan Agama Islam) dari uji coba tersebut telah menghasilkan pemetaan berupa peningkatan kwantitas partisipasi juga peningkatan mutu pembelajaran PAI diberbagai Kabupaten/Kota di seluruh provinsi.

Pelaksanaan Ujian Sekolah Pendidikan Agama Islam Tahun Pelajaran 2012/2013 dilaksanakan sebagaimana  tahun-tahun sebelumnya, dengan mekanisme yang lebih  disederhanakan. Direktorat Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama hanya akan menyiapkan Kisi-kisi Soal dan selanjutnya penyusunan  soal sepenuhnya diserahkan kepada daerah dan sekolah, dengan memberdayakan organisasi profesi tenaga kependidikan PAI di daerah, seperti KKG PAI, MGMP-PAI dan Pokjawas PAI yang selama ini telah dibina oleh Tim Pengembang Kurikulum PAI, BSNP, Pusat Kurikulum dan Pusat Penilaian Pendidikan.

Kisi-kisi UASBN PAI Tahun Pelajaran 2012/2013, silahkan anda unduh pada tautan dibawah ini





Demikian info mengenai KISI-KISI UASBN SD,SMP,SMA,SMK Tahun 2013, semoga ada manfaatnya. (Abdi Madrasah)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/14/2013

Selasa, 12 Februari 2013

Lirik dan lagu Mars Madrasah Ibtidaiyah

Lirik dan lagu Mars Madrasah Ibtidaiyah

Madrasah Ibtidaiyah (disingkat MI) adalah jenjang paling dasar pada pendidikan formal di Indonesia, setara dengan Sekolah Dasar, yang pengelolaannya dilakukan oleh Kementerian Agama. Yang membedakan antara Madarsah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar adalah muatan Pendidikan Agama Islam, pada MI terdapat porsi lebih banyak mengenai pendidikan agama Islam (PAI).

Lirik dan lagu Mars Madrasah Ibtidaiyah ini Abdima dapat melalui teman di Facebook, sama seperti lagu Hymne Madrasah Ibtidaiyah, Abdima sampai saat ini belum menemukan sumber yang jelas mengenai siapa pencipta, siapa yang mengaransemen musiknya dan lain sebagainya.

Bagi sahabat Abdima yang mempunyai info mengenai asal usul lagu ini silahkan tulis komentar menggunakan akun Facebook dibawah tulisan posting ini.

Catatan : Alhamdulillah saat ini ( 29 Maret 2013 ) sudah ada titik terang mengenai siapa pencipta lagu Mars Madrasah Ibtidaiyah ini, lagu ini diciptakan oleh Bapak Ikin Sodikin, S.Pd.I ( Kepala Madrasah MI Tanjungsari Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat ) informasi ini kami dapat dari Mbak Anisa Ftriani yang sempat mampir di Blog ini dan meluangkan waktu untuk menulis di Komentar FB pada Postingan Lirik dan Lagu Hymne Madrasah Ibtidaiyah, Terimakasih kami sampaikan atas informasinya. 

Berikut lirik dan Lagu Hymne Madrasah Ibtidaiyah :

MARS MADRASAH IBTIDAIYAH ( MI)
Pencipta: Bapak Ikin Sodikin, S.Pd.I

Lembaga Madrasah Ibtidaiyah,
Wadah mencetak tunas bangsa
Junjung tinggi panji agama,
Kibarkan semangat belajar menuntut ilmu
Tiada jemu

Madrasah Ibtidaiyah tetap jaya,
Siapkan insan mapan masa depan
Dalam menghadapi tantangan zaman
Dengan ilmu, iman dan taqwa

Bangkitlah bangsaku, tegaklah agamaku,
Bersama Madrasah Ibtidaiyah ( 2x )
*) dinyanyikan 3 putaran

Demikian info mengenai Lirik dan Lagu Mars Madrasah Ibtidaiyah semoga dapat menambah semangat dan kecintaan kita semua terhadap Madrasah, khususnya Madrasah Ibtidaiyah. (Abdi Madrasah)

Kalau akses internet Sahabat Abdima lancar, dan menggunakan Google Crome, saat ini anda pasti sudah mendengarkan alunan lagunya.
Kalau tertarik dengan lagunya silahkan unduh lagunya disini


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/12/2013

Senin, 11 Februari 2013

Jadwal Sertifikasi Guru Kemenag Tahun 2013

Jadwal Sertifikasi Kemenag Tahun 2013
Sekian lama aku menunggu
untuk kedatanganmu
bukankah engkau telah berjanji
kita jumpa disini
Datanglah .....
kedatanganmu ku tunggu
tlah lama ....
telah lamaku menunggu
*) Dangdut : Menunggu

Sahabat Abdima, banyak orang bilang menunggu adalah pekerjaan yang paling membosankan, apalagi kalau yang ditunggu belum ada tanda-tanda akan kedatanganya. Keadaan ini mungkin dialami oleh sebagian para Guru di lingkungan Kementerian Agama, tepatnya para Guru yang belum mendapat sertifikat Pendidik atau dengan kata lain belum sertifikasi.

Apa yang ditunggu?
Yupss, Sosialisasi/publikasi Daftar Urut Prioritas (Long List) Sementara Calon Peserta Sertifikasi Guru RA/Madrasah. Publikasi yang dijadwalkan pada tanggal 1 Februari 2013 ini, ternyata hingga saat ini (Tanggal 11 Februari 2013) belum muncul juga.

Berikut Jadwal rencana proses Sertifikasi Guru Kementerian Agama Tahaun 2013 yang telah dipublikasikan sejak bulan Nopember tahun 2012.

5 s.d. 26 Nov 2012
*Pengisian formulir, pelengkapan dokumen pendukung, dan pembuatan daftar calon peserta tiap-tiap RA/madrasah.

27 November 2012
*Batas akhir penyerahan formulir, dokumen pendukung dan daftar calon peserta ke Kantor Kemenag Kab/Kota.

27 November  s.d. 15 Desember 2012
*Verifikasi data oleh Kantor Kemenag Kab/Kota.

15 Desember 2012
*Batas akhir penyerahan daftar calon peserta dan formulir yang telah diverifikasi oleh Kantor Kemenag  Kab/Kota kepada Kanwil Kemenag Provinsi.

18 s.d. 27 Desember 2012
*Kanwil Kemenag Provinsi menghimpun, memverifikasi data dan membuat daftar calon peserta per Kab/Kota se-Provinsi.

28 Des 2012
*Batas  akhir penyerahan daftar calon peserta dari Kanwil kepada Dit. Pendidikan Madrasah.

2 s.d. 31 Januari 2013
*Penghimpunan daftar calon peserta, pengolahan data dan penyusunan Daftar Urut Prioritas (Long  List) Sementara Calon  Peserta Sertifikasi 2013.

1 Februari 2013
*Sosialisasi/publikasi Daftar Urut Prioritas (Long List) Sementara Calon Peserta Sertifikasi Guru RA/madrasah di Kanwil Kemenag  Prov. dan/atau Kantor Kemenag Kab/Kota dan website: http://www.kemenag.go.id.

1 s.d. 15 Februari 2013
*Masa  komplain, pengajuan keberatan, dan koreksi terhadap Long List Sementara
10 Maret 2013
*Penetapan Daftar Urut Prioritas (Long List) fix.

Demikian info mengenai Jadwal Sertifikasi Kemenag Tahun 2013 semoga ada manfaatnya. (Abdima)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/11/2013

Sabtu, 09 Februari 2013

Lirik dan Lagu Hymne Madrasah Ibtidaiyah


Madrasah Ibtidaiyah (disingkat MI) adalah jenjang paling dasar pada pendidikan formal di Indonesia, setara dengan Sekolah Dasar, yang pengelolaannya dilakukan oleh Kementerian Agama. 
Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah ditempuh dalam waktu 6 tahun, mulai dari kelas 1 sampai kelas 6. Lulusan madrasah ibtidaiyah dapat melanjutkan pendidikan ke Madrasah Tsanawiyah atau Sekolah Menengah Pertama. Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah sama dengan kurikulum Sekolah Dasar, yang membedakanya, pada MI terdapat porsi lebih banyak mengenai pendidikan agama Islam (PAI). 
Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MI meliputi : 
  • Alquran Hadits 
  • Aqidah Akhlaq  
  • Fiqih  
  • Sejarah Kebudayaan Islam  
  • Bahasa Arab
Lirik dan lagu Hymne Madrasah Ibtidaiyah (MI) ini Abdima dapat melalui teman di Facebook, tapi sayang sampai saat ini Abdima belum menemukan sumber yang jelas mengenai siapa pencipta, siapa yang mengaransemen musiknya dan lain sebagainya. 
Bagi sahabat Abdima yang mempunyai info mengenai asal usul lagu ini silahkan kirim komentar melalui Facebook dibawah tulisan ini. 
Catatan : Alhamdulillah saat ini ( 29 Maret 2013 ) sudah ada titik terang mengenai siapa pencipta lagu Hymne Madrasah Ibtidaiyah ini, lagu ini diciptakan oleh Bapak Ikin Sodikin, S.Pd.I ( Kepala Madrasah MI Tanjungsari Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat ) informasi ini kami dapat dari Mbak Anisa Ftriani yang sempat mampir di Blog ini dan meluangkan waktu untuk menulis di Komentar FB di bawah Postingan ini, Terimakasih kami sampaikan atas informasinya. 
Berikut lirik dan Lagu Hymne Madrasah Ibtidaiyah :

HYMNE MADRASAH IBTIDAIYAH ( MI)
Pencipta : Bapak Ikin Sodikin, S.Pd.I

Segala puji ku sembahkan, ke haribaan-Mu ya Allah
Atas limpahan karunia-Mu yang tak terhitung nilainya
Engkau anugerahkan amanat pendidikan
Dalam mencerdaskan kehidupan bangsa

Madrasah Ibtidaiyah wahana pengembangan
Pendidikan dasar
Menuju masyarakat beriman dan bertaqwa
Dan berakhlaqul karimah
*) dinyanyikan 2 kali putaran

Demikian info mengenai Lirik dan Lagu Hymne Madrasah Ibtidaiyah semoga dapat menambah semangat dan kecintaan kita semua terhadap Madrasah, khususnya Madrasah Ibtidaiyah. (Abdi Madrasah)

Kalau akses internet Sahabat Abdima lancar, menggunakan Google Crome, saat ini anda pasti sudah mendengarkan alunan lagunya. Apabila tertarik dengan lagunya, silahkan unduh lagunya  disini


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/09/2013

Jumat, 08 Februari 2013

Tiga Sikap Kunci Kebahagiaan Hidup

Kunci Kebahagiaan Hidup
Dalam bukunya yang sangat masyhur yang berjudul “qawaidul arba”, Imam Muhammad bin Sulaiman at-Tamimi mengatakan:
Semoga Allah menjadikan anda termasuk diantara orang yang apabila dia diberi dia bersyukur, apabila diuji, dia bersabar, dan apabila melakukan dosa, dia beristighfar. Karena tiga hal ini merupakan tanda kebahagiaan” (Qowaidul Arba’)

Bersyukur ketika mendapat nikmat
Dengan sikap ini, orang akan tetap mendapatkan tambahan nikmat dan keberkahannya. Sebagaimana janji Allah ta’ala, dalam firman-Nya:
Jika kalian bersyukur maka sungguh Aku akan tambahkan untuk kalian, dan jika kalian kufur, sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih
(QS. Ibrahim: 7)

Hanya saja perlu kita ingat. Sikap ini tidaklah mudah. Kita baru bisa bersyukur, ketika kita merasa bahwa apa yang ada pada diri kita adalah pemberian Allah yang sudah sangat banyak.  Dengan ini, kita tidak akan membandingkan kenikmatan yang ada pada diri kita dengan nikmat yang Allah berikan kepada orang yang lebih ‘sukses’ dari pada kita. Inilah kunci yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda :
Lihatlah kepada orang yang (nikmatnya) lebih bawah dari pada kalian. Jangan melihat kepada orang yang (nikmatnya) di atas kalian. Dengan ini, akan lebih memungkinkan, agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah pada diri kalian” (HR. Turmudzi dan dinilai shahih oleh al-Albani)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakui bahwa manusia memiliki sifat hasad dan selalu menginginkan nikmat yang Allah berikan kepada orang lain. Dengan sebab ini, orang akan melupakan nikmat yang ada pada dirinya. Karena itu, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengarahkan kepada manusia agar menutup celah timbulnya perasaan ini, dengan membandingkan keadaan dirinya dengan keadaan orang yang lebih rendah kenikmatannya dari pada nikmat yang ada pada dirinya.

Bersabar ketika mendapat ujian
Ujian dan cobaan merupakan salah satu bagian dalam kehidupan manusia. Tidak ada kenikmatan mutlak di alam dunia ini. Sehebat apapun manusia, sekaya apapun dia, kenikmatan yang dia rasakan akan bercampur dengan ujian dan cobaan. Namun, orang yang beriman bisa mengkondisikan keadaan yang sejatinya pahit ini sebagai bagian dari kebahagiaan. Itulah sikap sabar dan mengharap pahala dari Allah ta’ala. Karena itu, semakin besar sikap sabar yang dilakukan, semakin besar pula kebahagiaan yang dia rasakan. Barangkali, inilah diantara rahasia bahwa semakin sempurna keimanan seseorang maka semakin besar pula ujian yang Allah berikan kepadanya. Dinyatakan dalam sebuah hadits, dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Sesungguhnya besarnya pahala sepadan dengan besarnya ujian. Sesungguhnya Allah, apabila mencintai seseorang maka Allah akan mengujinya. Siapa yang ridha (dengan takdir Allah) maka dia akan mendapatkan ridha (Allah). Siapa yang marah (dengan takdir Allah) maka dia akan mendapatkan murka (Allah)” (HR. Turmudzi, Ibnu Majah, dan dinilai hasan shahih oleh al-Albani)

Diantara hikmah Allah memberikan ujian kepada kaum mukminin adalah agar mereka tidak merasa bahwa kehidupan dunia ini sebagai kenikmatan mutlak, sehingga mereka akan senantiasa mengharapkan akhirat.

Memohon ampunan ketika berdosa
Bukanlah sifat orang mukmin yang bertaqwa, sama sekali tidak memiliki dosa. Hamba  beriman yang baik adalah hamba yang ketika melakukan dosa dia segera bertaubat dan memohon ampunan kepada Allah. Allah berfirman:
(Orang yang bertaqwa) adalah orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka” (QS. Ali Imran: 135)

Dan inilah bagian tabiat manusia yang tidak bisa dihilangkan dari diri mereka. Akan tetapi, yang lebih penting adalah bagaimana seorang mukmin bisa segera bertaubat ketika melakukan dosa. Disebutkan dalam hadits, dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Demi Dzat Yang jiwaku berada di tangan-Nya. Andaikan kalian sama sekali tidak melakukan dosa, Allah akan menghilangkan kalian, kemudian Allah datangkan sekelompok orang yang mereka melakukan perbuatan dosa kemudian bertaubat, lalu Allah mengampuni mereka” (HR. Muslim)

Hal inilah yang dirasakan para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Para manusia mulia ini, khawatir, jangan-jangan termasuk orang munafik, ketika mereka merasa lebih bertaqwa pada saat di dekat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tetapi ketika berada di rumah, mereka masih melekat dengan dunia.

Dari Abu Hurairah rahiiallahu ‘anhu, bahwa para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, ketika kami melihat anda, hati kami menjadi lunak, dan kami seolah menjadi penduduk akhirat. Namun ketika kami jauh dari anda, kami menginginkan dunia dan bercanda dengan para istri dan anak” Kemudian beliau bersabda:
Jika kalian setiap saat dalam keadaan sebagaimana ketika kalian berada di dekatku (seolah menjadi penduduk akhirat), niscaya para malaikat akan menyalami kalian dengan telapak tangan mereka dan mengunjungi kalian di rumah kalian. Andai kalian tidak pernah melakukan perbuatan dosa, niscaya Allah akan mendatangkan kaum yang berdosa (kemudian bertaubat) agar Allah mengampuni mereka” (HR. Ahmad, dan dinyatakan oleh Syu’aib al-Arnauth: Shahih dengan beberapa jalurnya). WAllahu a’lam. (Sumber:buletin.muslim.or.id)

Demikian artikel Kunci Kebahagiaan Hidup untuk menambah hasanah keilmuan dan menjadi renungan kita semua, semoga ada manfaatnya.


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/08/2013

Kamis, 07 Februari 2013

Website Kanwil Kemenag se-Indonesia

Website Kanwil Kemenag se-Indonesia

Kebutuhan akan informasi yang realtime sudah menjadi kebutuhan utama dimana akses informasi tersebut tidak hanya diperoleh melalui komputer (PC), namun bisa juga diakses melalui laptop, handphone dan gadget yang terbaru melalui jaringan internet. saat ini hampir semua Kementerian dan lembaga maupun pemerintah daerah telah mempunyai website.

Untuk mengoptimalkan peran dan fungsi Kementerian Agama dalam kerangka mensosialisasikan kebijakan, informasi, meningkatkan efesiensi, efekstifitas, dan transparansi, serta pelayanan terhadap masyarakat, saat ini baik di Kementerian Agama pusat, maupun di Kanwil Kemenag Provinsi, telah memiliki suatu portal website, bahkan Kemenag di tingkat kabupaten/kotapun sudah banyak yang memiliki website.

Berikut ini alamat situs/website Kantor Wilayah Kementerian Agama
se-Indonesia :
Demikian info mengenai Website Kanwil Kemenag se-Indonesia semoga ada manfaatnya.


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/07/2013

Selasa, 05 Februari 2013

Jadwal UAMBN MI dan UN SD,MI,SDLB Tahun 2013

Jadwal UAMBN MI dan UN SD,MI,SDLB Tahun 2013

Kementerian Agama melalui Direktur Jenderal Pendidikan Islam telah menerbitkan Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 21 Tahu 2013 Tentang Pelaksanaan UAMBN. Dalam keputusan tersebut berisi tentang Prosedur Operasional Standar ( POS ) dan Kisi-kisi UAMBN PAI dan Bahasa Arab Tahun Pelajaran 2012/2013

Untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pelaksanaan UAMBN akan dilaksanakan sebelum pelaksanaan Ujian Nasional yaitu mulai tanggal 8 - 10 April 2013 untuk Ujian Utama, dan 15 - 17 April 2013 untuk Ujian Susulan. Mata Pelajaran yang akan diujikan meliputi Al-Qur’an-Hadis, Fiqih, Aqidah Akhlaq, Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahasa Arab. Jumlah butir soal sebanyak 50 butir berbentuk Pilihan Ganda (PG)

Jadwal  UAMBN Madrasah Ibtidaiyah (MI)


Sedangkan untuk Jadwal Ujian Nasional, Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP) telah menerbitkan Peraturan Nomor : 0021/P/BSNP/I/2013 Tentang Prosedur Operasional Standar Ujian Nasional Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar Luar Biasa Tahun Pelajaran 2012/2013. Peraturan ini  lebih sering disebut POS UN Tahun 2012/2013

Berdasarkan  POS UN tersebut, UN untuk tingkat SD/MI dan SDLB akan diselenggarakan pada tanggal 6-8 Mei dengan mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah dapat mengikuti Ujian Susulan yang akan dilaksanakan pada tanggal 13-15 Mei 2013.

Jadwal UN SD/MI/SDSLB Tahun Pelajaran 2012/2013


Jumlah butir soal dan alokasi waktu UN


Demikian info tentang Jadwal UAMBN MI dan UN SD,MI,SDLB Tahun 2013, semoga ada manfaatnya (Abdi Madrasah)


Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/05/2013

Senin, 04 Februari 2013

Surat Mendagri tentang Bantuan APBD Kepada Madrasah

Surat Mendagri tentang Bantuan APBD Kepada Madrasah

Mendagri Gamawan Fauzi mengklarifikasi isu miring tentang dilarangnya APBD mengalir ke madrasah, seperti info yang pernah kami posting sebelumya yaitu APBD Boleh untuk Bantu Madrasah, Mendagri menegaskan kalau dalam SE Mendagri 903/5361/ SJ tentang Bantuan APBD kepada Madrasah tidak ada satu kata pun terkait pelarangan. Tidak hanya madrasah, bantuan pemda boleh untuk lembaga pendidikan lainnya,” ujar Mendagri Gamawan Fauzi. Dia lantas mengatakan ada oknum yang mencoba memperkeruh suasana. Padahal, yang bersangkutan tidak membaca dan memahami surat edaran itu secara detail.

Untuk lebih meyakinkan dan sebagi penjelasan tertulis berkenaan dengan adanya pemberitaan pada media massa terkait larangan pemberian APBD kepada Madrasah, Mendagri mengirim surat yang ditujukan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota Se-Indonesia perihal bantuan APBD kepada Madrasah.

Berikut bunyi surat Mendagri Perihal Bantuan APBD Kepada Madrasah :



Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/04/2013

Sabtu, 02 Februari 2013

Kemenag Pati akan terapkan absensi sistem finger print

Kemenag Pati akan terapkan absensi sistem finger print

Absensi elektronik memang bukan barang baru bagi sebagian Satker di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Sebab absensi elektronik ini baik dengan sidik jari (fingerprint) maupun wajah (facepro) sudah banyak diberlakukan di beberapa Satker. Namun bagi Kankemenag Kab. Pati ini merupakan hal baru yang segera akan diterapkan. Kebijakan penerapan absensi elektronik ini merujuk pada PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Adanya kebijakan absensi ini memiliki peran penting dalam peningkatan kedisiplinan aparatur Kemenag.

Kedisiplinan ini sudah seharusnya ditegakkan di kalangan aparatur Kemenag. Selain merupakan kewajiban sebagai PNS seperti yang diatur dalam PP No. 53 Tahun 2010, kedisiplinan sangat besar artinya bagi peningkatan kinerja aparatur Kemenag. Kedisiplinan merupakan kunci bagi keberhasilan program-program Kemenag. Dengan disiplin pelayanan terhadap masyarakatpun dapat diberikan secara profesional dan maksimal. Hal ini sejalan dengan harapan untuk meningkatkan kinerja Kemenag dengan integritas dan profesionalitas.

Dalam upaya peningkatan disiplin dan penguatan kelembagaan maka bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Pati, Kamis, tanggal 31 Januari 2013 diselenggarakan “Sosialisasi Aplikasi Presensi dengan Metode Finger Print” jajaran Kankemenag Kab. Pati.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Unit Kerja, Perencana, Analis, Kepala Kantor Urusan Agama se-Kab. Pati, Ketua Pokjawas, serta kepala 7 satker madrasah negeri jajaran Kankemenag Kab. Pati.

Dalam sambutan Kepala Kankemenag Kab. Pati, Bp. Drs. H. Akhmad Mundakir, M.Si berpesan agar Presensi dengan sistem Finger Print ini nantinya berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal, untuk meningkatkan komitmen kita selaku aparatur negara, khususnya disiplin masuk dan pulang kerja, serta meningkatkan profesionalitas kita sesuai tupoksi sesuai motto Kementerian Agama yaitu “Meningkatkan kinerja kemenag dengan profesionalitas dan integritas”.

Beliau juga menghimbau agar pemberlakukan sistem ini jangan menjadikan beban bagi pegawai kankemenag kab. Pati dalam menjalani tugas. Perlu ada wahana/media untuk menyemangatkan kita. Setelah sosialisasi ini saya harapkan semua satker baik madrasah maupun 22 Kantor Urusan Agama kecamatan segera melaksanakan Absensi dengan sistem finger print ini. (Abdi)
Sumber: jateng.kemenag.go.id



Ditulis Oleh : Lativi Abdima :
Abdi Madrasah Diperbarui pada : 2/02/2013